Home » Dieng Plateau

Dieng Plateau

Dieng Plateau adalah Dataran Tinggi Dieng yang terletak di dua kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Dieng Plateau atau Dataran Tinggi Dieng merupakan daerah kunjungan wisata populer yang memiliki banyak obyek wisata Dieng andalan untuk para pelancong yang sedang mengadakan liburan mereka ke area Jawa Tengah. Dieng memiliki kekayaan alam beragam dan kekayaan pertanian melimpah.

Beraneka ragam obyek wisata Dieng dapat wisatawan temukan pada setiap langkahnya. Udara yang sejuk, pertanian luas, pegunungan indah, danau alami menanawan, sunrise cantik hingga budaya dan kulinernya yang menarik sungguh menjadi daya tarik jutaan wisatawan untuk berkunjung ke Dieng Plateau.

Sejak dahulu Dieng Plateau atau Dataran Tinggi Dieng sudah menjadi tujuan utama berwisata bagi para peziarah karena Dieng merupakan lahan yang luas dan menantang bagi para peneliti, banyak sejarah yang masih terpendam di Negeri Dieng ini. Dieng mempunyai arti tersendiri yaitu dari kata diyang atau dihyang yang mempunyai makna tempat bersemayam para Dewa.

Dieng merupakan dataran tinggi yang terbentuk akibat letusan gunung-gunung berapi di sekitar Dieng bahkan Gunung Dieng itu sendiri. Secara geografis Dieng Plateau terletak di Propinsi Jawa Tengah yang masuk ke dalam dua ranah Kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten wonosobo dengan berpembatas kali tulis yang terletak diantara Desa Dieng Kulon dan Dieng wetan. Dieng Plateau terletak pada ketinggian 2093 meter di atas permukaan laut sehingga udara di Dieng terasa dingin. Jika siang hari udara berkisar 12-17 derajad celcius, bahkan bisa mencapai suhu udara minus yang terjadi di musim kemarau dan saat inilah Dieng bersalju.

Saat ini Dieng Plateau dijadikan tujuan utama wisata alam pegunungan karena begitu banyak potensi-potensi pariwisata yang disuguhkan dari Dieng Plateau.

Daftar kategori obyek wisata Dieng

Gunung Gunung Dieng

bukit sikunir dieng
Bukit Sikunir merupakan salah satu gunung-gunung yang ada di Dieng Plateau dan menjadi best spot untuk menikmati golden sunrise.

Dieng merupakan bekas letusan dahsyat gunung api tua, makanya sekarang muncul beberapa pegunungan atau perbukitan yang terhampar luas di Dataran Tinggi Dieng. Gunung-gunung yang ada di Dieng merupakan obyek wisata unggulan dan semuanya menyimpan keunikan dan keindahan tersendiri. Dari gunung-gunung yang ada di Dieng hampir semua menjadi titik utama untuk menyaksikan matahari terbit ataupun landscape pegunungan Dieng yang menawan. Bukit Sikunir dan Gunung Prau merupakan salah satu tempat terindah menyaksikan indahnya matahari terbit dengan cahaya keemasan dan sering disebut Golden Sunrise. Dekade ini kedua gunung tersebut menjadi tempat favorite para pelancong. Ada beberapa gunung-gunung lainnya di Dieng diataranya Gunung Pangonan atau lembah sumurup, gunung Seroja atau lembah seroja, Gunung Nagasari, Gunung Pakuwojo, Gunung Gajah Mungkur, Gunung Petarangan, Gunung Pangamun-amun, Gunung sipandu, Gunung Sawangan, Gunung seroja, Gunung Bisma dll.

Candi Candi Dieng

candi setiaki dieng
Candi setiaki merupakan candi Dieng yang terletak tidak jauh dari Komplek Candi Arjuna

Dieng sebuah dataran tinggi yang memiliki sejarah masih terpendam. Ada peradaban besar yang berkuasa di Dieng. Candi-candi yang berada di Dieng Plateau merupakan bukti sejarah nyata adanya peradaban kuno. Candi-candi Dieng ini didiperkirakan di bangun pada permulaan abad ke 7. Hal ini terlihat dari semua arsitek yang menempel di masing-masing candi Dieng yang terlihat masih sangat sederhana, tidak ada relief maupun ukiran. Candi-candi yang berada di Dataran Tinggi Dieng ini merupakan candi yang beraliran Hindu Shiwa bahkan menjadi candi Hindu tertua di Pulau Jawa. semua candi candi yang ada di Dataran Tinggi Dieng mempunyai ukuran kecil berkisar 4×4 meter saja dan keberadaan candi-candi Dieng ini tidak dalam satu lokasi akan tetapi terpisah-pisah bahkan ada yang dibangun di perbukitan. Beberapa obyek wisata Dieng berupa candi candi yang sudah di gali dan masih berdiri kokoh diantarannya Komplek Candi Arjuna (Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra) Candi Setiaki, Candi Dwarawati, Candi Gatotkaca, Candi Bima, Candi Wisanggeni.

Telaga Telaga Dieng

telaga warna dieng
Telaga Warna Dieng merupakan salah satu obyek wisata di Dieng yang paling ramai pengunjung

Mungkin orang tidak bisa membayangkan di sebuah pegunungan ada sebuah danau/telaga. Dieng Plateau mempunyai alam yang begitu mempesona dan kaya akan berbagai obyek wisata alam yang terbentuk dari letusan-letusan maupun rekahan-rekahan gunung api. semua telaga cantik di Dataran Tinggi Dieng terbentuk akibat letusan-letusan pegunungan Dieng maupun akibat terpanaskannya air dalam perut bumi yang keluar dan akhirnya membentuk telaga telaga Dieng yang amat mempesona.

Telaga-telaga yang ada di Dieng mempunyai keunikan-keunikan tersendiri. Telaga Warna merupakan salah satu obyek wisata di Dieng Plateau yang sudah menjadi trending topic para wisatawan karena telaga ini selalu memancarkan warna-warna yang berbeda dari permukaan seperti warna hijau, biru, silver,kuning, coklat dan kombinasi warna lainnya. Warna-warna tersebut berasal dari kandungan air belerang pada air telaga yang di pancarkan oleh sinar matahari, makanya Telaga Warna sebagai obyek wisata Dieng hampir tak pernah sepi dikunjungi wisatawan karena keunikannya.

Tidak hanya Telaga Warna yang menjadi obyek wisata kebanggaan masyarakat Dieng maupun menjadi incaran para wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri. Ada beberapa telaga-telaga Dieng juga sebagai lahan berpetualang yaitu Telaga Cebong, Telaga Swiwi, Telaga Merdada, Telaga Dringo, Telaga Pengilon, Telaga Balekambang dan Telaga Menjer. Sebenarnya masih ada banyak lagi telaga-telaga yang ada di Dieng Plateau akan tetapi sudah banyak yang surut dan dimanfaatkan menjadi lahan pertanian kentang oleh penduduk setempat.

Kawah Kawah Dieng

kawah sikidang
Kawah Sikidang Dieng, memiliki kebiasaan unik selalu berpindah-pindah tempat seperti lompatan kijang/kidang.

Dieng pada dasarnya adalah daerah pegunungan atau dataran tinggi yang masih aktif secara volcanologynya. Ada banyak kawah yang muncur di berbagai area Dieng. Kawah yang ada di Dieng Plateau memiliki kandungan yang berbeda-beda yaitu kandungan belerang/sulfur maupun kandungan karbondioksida. Ada beberapa titik kawah yang berbahaya dan mengandung karbondioksida atau gas beracun yaitu di kawasan kawah Sinila dan Kawah Timbang. Makanya untuk kedua kawah tersebut memang tidak di jadikan obyek wisata Dieng dan telah menjadi zona bahaya Dieng. Kawah Timbang dan Sinila beberapa kali telah mengeluarkan intensitas karbondioksida yang sangat tinggi dan letusan, saat itulah korban banyak yang berjatuhan di kawasan ini. Letak Kawah Timbang dan Kawah Sinila terbilang jauh dari kawasan pariwisata Dieng yaitu sekitar 18 km sehingga tidak ada pengaruhnya di kawasan obyek wisata Dieng Plateau.

Obyek wisata Dieng berupa kawah yang selalu ramai dikunjungi wisatawan adalah obyek wisata Kawah Sikidang. Kawah sikidang mempunyai kandungan belerang sehingga aman dikunjungi hanya saja memang berbau agak menyengat. Adapun kawah-kawah lain yang ada di Dieng diantaranya Kawah Candradimuka yang identik dengan cerita mahabarata dan Kawah Sileri yang memiliki warna air kawah seperti leri/cucian beras.

Museum dan Theater Dieng

Dieng Plateau Theater
Dieng Plateau Theater salah satu obyek wisata di Dieng untuk menyaksikan film dokumenter tentang Dieng Plateau

Dieng tidak hanya meyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan akan tetapi ada tempat wisata seperti theater serta museum  sebagai sarana menggali pengetahuan sejarah tentang Dieng. Film dokumenter tentang Dieng yang berdurasi 23 menit dapat di saksikan dengan mengunjungi Dieng Plateau Theater yang terletak di Dieng Wetan Kabupaten Wonosobo. Berbagai arca-arca, contoh batu yang di gunakan untuk membuat candi-candi Dieng dan replikanya serta dilengkapi dengan audio visual tentang candi yang berdurasi 10 menit dapat wisatawan saksikan obyek wisata Dieng yang satu ini di Museum Kaliasa.

Seni dan Budaya Dieng

Dieng merupakan salah satu daerah pegunungan yang memiliki keberagaman budaya dan seni, bahkan masih terjaga di zaman modern seperti sekarang ini. Kesenian daerah seperti tari lengger, tari topeng, tari rampak yakso masih dilestarikan oleh penduduk lokal setempat. Banyak ritual maupun upacara adat yang masih diselenggarakan di Dieng, diantaranya ritual pemotongan rambut gimbal. Ritual pemotongan rambut gimbal atau yang sering di sebut ruwatan rambut gimbal saat ini sudah menjadi agenda tahunan event nasional yang telah mencuri perhatian seluruh masyarakat Indonesia maupun mancanegara untuk menyaksikan secara langsung upacara Ruwatan Rambut Gimbal atau yang di sebut-sebut Dieng Culture Festival.

Kuliner dan Tanaman Khas Dieng

panen kentang
Dieng adalah penghasil kentang terbesar di Indonesia, hampir seluruh penduduk Dieng bercocok tanam khususnya tanaman kentang.

Dieng sebagai surganya para petani karena dikaruniai tanah yang subur. Hampir semua penduduk Dieng bermatapencaharian sebagai petani. Mereka membudidayakan tanaman sayuran seperti kentang kol/kubis, wortel, kacang dieng/kacang babi, terong belanda, purwaceng, carica dan masih banyak lagi tanaman yang tumbuh di Dieng.

Hampir seluruh lahan di Dieng yaitu di lereng-lereng pegunungan di buat terasiring untuk pertanian kentang. Dieng memang terkenal dengan kentangnya maka dari itu Dieng sebagi daerah pemasok kentang utama dan terbesar di Indonesia. Tidak hanya kentang Dieng yang terkenal ada buah unik tumbuh di Dieng yaitu carica. Siapa yang tidak kenal carica, pasti hampir semua orang tau buah yang satu ini. Carica merupakan buah pepaya kerdil Dieng. Pohon carica hampir mempunyai kemiripan dengan pohon pepaya. Kemiripan itu tampak pada daun nya akan tetapi buah yang tumbuh sangatlah berbeda. Buah carica memiliki ukuran mungil seperti belimbing dan mempunyai rasa asam makanya buah ini sudah di jadikan olahan khas Dieng yaitu manisan carica. Ada lagi tanaman gingseng yang dibudidayakan di Dieng dan banyak yang mencari-cari tanaman khas Dieng ini yaitu tanaman purwaceng. Purwaceng merupakan tanaman sebangsa gingseng yang tumbuh di Dataran Tinggi Dieng.

“Banyak obyek wisata menarik di Dieng, tumbuhan yang hidup di tanah tempat bersemahyamnya para Dewa ini pun mampu menarik perhatian siapapun”

Saat berwisata rasanya tidaklah sempurna jika belum menyantap makanan khas Dieng Wonosobo yaitu mie ongklok. Mie berkuah kental amat cocok di santap saat udara dingin tiba dilengkapi dengan sate sapi serta tempe kemul hangatnya.

Fenomena Unik Dieng

Bun upas yang menyelimuti seluruh area rerumputan di Komplek Candi Arjuna Dieng
Bun upas atau salju Dieng merupakan fenomena unik yang terjadi di Dieng Plateau saat musim kemarau tiba dengan suhu udara di bawah nol derajad.

Ada berbagai fenomena unik yang tejadi di Dieng yaitu salah satu contohnya Dieng menjelma menjadi Negeri di atas awan. Lautan awan akan terlihat persis di bawah kita seperti gulungan ombak / lautan. Fenomena alam unik di Dieng ini dapat kita lihat saat menyaksikan matahari terbit baik di Bukit Sikunir maupun Gunung Prau Dieng. Dan biasanya muncul saat musim penghujan tiba.

Tidak hanya fenomena alam Dieng negeri di atas awan saja jika kita menapakkan kaki untuk berlibur ke Dataran Tinggi Dieng. Pernahkah mendengar Dieng bersalju. Kabar itu memang benar adanya, jika musim kemarau tiba suhu di Dieng Plateau ada di titik beku bahkan minus. Disaat inilah muncul kristal-kristal es yang membeku di dedaunan saat pagi hari sebelum matahari terbit. Rasakan sensasi Eropanya Indonesia yaitu Dieng di titik beku dan penduduk setempat memakan Salju Dieng sebagai Bun Upas.

Informasi Penting Dieng

Informasi penting tentang Dieng bukanlah bagian dari daftar obyek wisata Dieng. Informasi penting ini akan berguna sebagai panduan para wisatawan yang ingin berlibur/mengunjungi Dieng Plateau. Ada beberapa informasi penting tentang Dieng diantaranya apa sajakah yang harus dipersiapkan, waktu terbaik untuk berkunjung, 4 Destinasi Wisata Penting yang waajib Dikunjungi Oleh Setiap Wisatawan yang Datang, 4 Tempat Romantis di Dieng Untuk Bulan Madu, 4 Tips Agar Travelling ke Dieng Anda Mengesankan, 4 Wahana Asyik Liburan Lebaran 2016 di Dieng Plateau, Daftar Tempat Wisata Menarik dan Instagramable di Dieng 2016, 4 tujuan wisata populer di Dieng untuk wisatawan group 1 hari, perlengkapan yang harus dipersiapkan, peralatan, informasi akses, informasi keadaan cuaca, akomodasi dan lain-lain.

Sunrise Dieng

Golden Sunrise Sikunir Dieng
Sunrise Sikunir Dieng

Sunrise Dieng ialah salah satu obyek kunjungan wisata Dieng yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Dieng adalah surganya para pendaki dan surganya para pencari moment matahari terbit atau sunrise. Banyak spot sunrise atau matahari terbit yang bisa disaksikan dari Dieng. Ada beberapa sunrise Dieng fenomenal diantarnya ialah sunrise sikunir, sunrise gardu pandang, sunrise puncak Gunung Prau, sunrise seroja, sunrise pakuwojo, sunrise gunung pangonan dan sunrise gunung seroja. Semua moment matahari terbit atau yang disebut golden sunrise Dieng akan Anda dapatkan dari tempat-tempat tersebut. Tidak hanya golden sunrise saja yang bisa wisatawan nikmati, para pengunjung bisa menyaksikan silver sunrise yang bisa didapat di Komplek Candi Arjuna Dieng.

Air terjun Dieng

air terjun sikarim dieng jawa tengah
Air Terjun Sikarim Dieng

Obyek wisata air terjun menjadi destinasi populer saat ini di kawasan wisata Dieng Plateau. Obyek wisata air terjun di Dieng memang menjadi tempat wisata anti mainstream di tempat dingin ini, tidak semua orang bisa mencapainya karena harus melakukan trekking terlebih dahulu dengan jalan yang tidak mudah. Banyak air terjun di Dieng yang memamerkan pesona alaminya. Air terjun di Dieng merupakan air terjun yang ternominasi sebagai air terjun terdingin di Jawa Tengah yaitu di Air Terjun Sikarim. Tidak hanya air terjun sikarim saya yang menjadi daya pikat wisatawan diantaranya air terjun di desa Batur, air terjun sirawe dan lain sebagainya.

Wonosobo

lubang sewu erorejo waduk wadaslintang obyek wisata wonosobo

Wonosobo ialah kota asri sebuah kabupaten dari wilayah Dieng. Wonosobo merupakan daerah wisata yang banyak diimpikan oleh para pelancong karena suasanya yang menyenangkan, masih seperti desa, jauh hiruk-pikuk perkotaan, udaranya segar dan bahkan dingin. Pemandangannya yang asri yaitu diantara 2 gunung yakni Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menjadikan pemandangan kota Wonosobo semakin dramatis dengan daerah wisata Dieng sebagai primadonanya. Selain memiliki Dieng, Wonosobo juga memiliki obyek wisata andalan seperti Waduk Wadaslintang dalam Lubang Seribu Erorejo. Tempat wisata ini menjadi wisata populer saat musim kemarau tiba. Tidak hanya wisata alamnya saja yang diandalkan, kuliner yang begitu menggoda juga menjadi maskot Wonosobo yaitu Mie Ongklok dan tempe kemul.