4 Destinasi Wisata Penting, Wajib Dikunjungi Oleh Setiap Wisatawan yang Datang

4 Destinasi Wisata Penting, Wajib Dikunjungi Oleh Setiap Wisatawan yang Datang

golden sunrise sikunir dieng
Inilah Golden Sunrise Sikunir sebagai obyek wisata utama di Dieng Plateau

Pesona alam Dieng memang teramat menggoda bagi para wisatawan yang datang. Disinilah surganya para penikmat alam. Berbagai suguhan alam akan tersaji di depan mata seperti hamparan pegunungan nan luas, pertanian kentang yang terlihat seperti lukisan dan ada nilai seni di dalamnya, macam-macam danau/telaga di puncak gunung, berbagai aktivitas vulkanik juga dapat disaksikan secara langsung yang tertuang dalam kawah-kawah pegunungan Dieng. Dieng juga menyediakan lahan yang luas bagi para peneliti sejarah tentang bangunan nenek moyang dahulu kala dalam bentuk karya candi-candi kuno, satu lagi yang tak boleh terlewatkan adalah menyaksikan keindahan matahari terbit dari puncak-puncak gunung/bukit di Dieng Plateau. Bagi yang masih awam tentang Dieng atau sama sekali tidak tau tentang Dieng, informasi akan Anda dapatkan di bahasan kali ini yaitu tempat mana saja atau obyek wisata apa saja yang sebenarnya wajib dikunjungi saat Anda megadakan tour Dieng. Informasi ini sangat berguna, baik Anda yang mengikuti paket wisata saat tour Dieng maupun jalan sendiri yang hanya berbekal peta maupun map agar perjalanan yang sudah terencana tidak terbuang sia-sia. Dieng mulai terkenal di mata dunia karena sensasi Golden Sunrise Sikunir yang dapat dilihat dari puncak Bukit Sikunir yang terletak di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Obyek wisata yang satu inilah mampu membuat Dieng kembali booming. Siapa saja yang datang ketempat ini pasti akan terhipnotis karena keindahan matahari terbitnya dengan landscape pegunungan teramat manawan. Dari puncak Bukit Sikunir jika beruntung Anda akan mendapati awan-awan kental melayang-layang seperti lautan tepat di bawah kaki Anda berpijak di barengi sinar mentari yang berwarna keemasan inilah yang disebut sebut sebgai negeri di atas awan. Sungguh indah dan luar biasa makanya setiap weekend maupun hari libur tiba bukit Sikunir ini dibanjiri oleh ribuan pelancong yang datang. Perlu Anda tahu tentang bagaimana cara ke Bukit Sikunir dan apa saja yang harus di perhatikan saat ingin berkunjung ke Bukit Sikunir untuk melihat Golden Sunrise. Jika Anda menginap di Kota Wonosobo, untuk menuju Bukit Sikunir ini butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan makanya jam 03.00 dini hari sudah harus start menuju Bukit Sikunir. Sekitar pukul 04.30 Anda dan rombongan sampai di parking area. Untuk menuju puncak Bukit Sikunir harus berjalan mendaki sekitar 40 menit hingga puncak dengan ketinggian 500 meter. Jalanan menuju puncak Bukit Sikunir masihlah alami dengan medan menanjak beralaskan batu dan tanah. Makanya untuk wisatawan lansia dan balita tidak dianjurkan untuk menaiki bukit ini karena faktor keamanan apalagi saat musim penghujan jalanan menjadi sangatlah licin. Ada beberapa hal yang harus di persiapkan saat hendak mengejar sunrise dari Bukit Sikunir yaitu tentang kostum, Anda diwajibkan memakai pakaian hangat/jaket hangat, penutup kepala, kaos tangan, shall, sepatu tracking/sepatu lapangan. Perlengkapan yang paling fatal adalah sepatu. Jangan sampai Anda salah memilih sepatu saat ingin tracking Bukit Sikunir. Rasa lelah, letih, haus maupun lapar akan terobati saat Anda sampai puncak Bukit Sikunir ini. Begitu indah karya Tuhan yang tak ternilaikan, bintang-bintang bertaburan di langi menemani perjalanan mendaki bukit, ranting-ranting pohon tanpa daun menemani sepanjang jalan di kanan-kiri Anda selayaknya pohon sakura apalagi saat terlihat cahaya keemasan dan perpaduan gradasi warna lainnya seolah-oleh sebagai lighting panggung konser alami. Terlihat disana gunung-gunung besar berderetan seperti Gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Ungaran, Gunung Prau serta pegunungan Dieng lainnya. Saat matahari mulai muncul tak henti-hentinya mendengar suara jepretan kamera serta orang-orang yang berguman begitu indahnya Golden Sunrise yang terbit secara sempurna. Hanya dengan mendaki bukit 500 meter saja keindahan matahari terbit dari Puncak Sikunir akan Anda dapatkan. Makanya Golden Sunrise Sikunir telah menjadi maskot Dieng dan tujuan obyek wisata utama di Dieng yang harus dan wajib dikunjungi. Saat menuruni bukit Anda akan di suguhi panorama Telaga Cebong yang tepat berada pada kaki Bukit Sikunir yang telah Anda daki. Selain sensasi mengejar metahari terbit dengan Golden Sunrisenya, ada beberapa obyek wisata penting yang harus dimasukkan ke dalam catatan perjalanan Anda ke Dieng diantaranya Telaga Warna, Kawah Sikidang serta Komplek Candi Arjuna Dieng.

Telaga warna dieng jawa tengah
Telaga Warna dilihat dari kawasan konservasi Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Batang pohon seperti di foto tersebut yang menjadi spot objek utama di kawasan Telaga Warna Dieng untuk mengabadikan foto terbaik wisatawan.

Siapa sih yang tak kenal Telaga Warna Dieng? Telaga Warna memang telah tersohor dimana-mana dari dulu yang terkenal karena warna-warni air telaga. Mungkin sebagian orang tidak percaya mana ada air berwarna secara alami. Buang rasa penasaran Anda dan berkunjunglah ke obyek wisata Telaga Warna Dieng. Ada beberapa tempat terindah untuk menyaksikan landscape Telaga Warna yang pertama adalah langsung dari kawasan konservasi Telaga Warna dan Telaga Pengilon, kemudian dari batu pandang serta dari Bukit Sidengkeng. Saat Anda memasuki kawasan konservasi Telaga Warna yang pertama dilihat adalah bunga-bunga hortensia/pancawarna bermekaran dengan ukuran raksasa menghiassi sepanjang jalan masuk menuju Telaga Warna. Tak jauh dengan pintu masuk hanya berjarak 20 meter Anda langsung merasa takjub dengan hamparan air telaga yang memantulkan warna-warna khasnya seperti perpaduan warna hijau, kuning, silver serta biru. Warna-warna ini juga terlihat unik, sewaktu-waktu bisa berubah tergantung tempat kita menyaksikan, intensitas belerang serta cahaya matahari yang masuk. Warna-warna Telaga Warna ini tercipta karena adanya pantulan cahaya mantahari ke permukaan air telaga yang mengandung belerang/sulfur. Dahulu kala telaga ini merupakan salah satu kawah aktif di Dieng, makanya masih terlihat gelembung-gelembung gas di permukaan air telaga. Meskipun masih ada gelembung-gelembung gasnya, air Telaga Warna tidaklah panas seperti kawah tetapi dingin. Jangan lewatkan untuk berfoto-foto di area Telaga Warna serta batang roboh tepat di depan telaga yang biasanya menjadi spot objek terbaik di kawasan konservasi Telaga Warna. Jika Anda belum puas berkeliling di Telaga Warna, berjalanlah sebentar lurus dengan pintu masuk, disana Anda dapat menemukan Telaga Pengilon tanpa kandungan air belerang serta gua-gua alam tempat bertapa.

Telaga warna batu pandang dieng
Foto ini diambil dari Batu Pandang Dieng, sebagai obyek wisata utama untuk menyaksikan landscape alam Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan background Gunung Prau Dieng

Tempat kedua untuk melihat panorama alam Telaga Warna adalah di Batu Pandang yang dulunya dinamakan sebagai batu ratapan angin. Disinilah orang-orang berlomba lomba mengabadikan foto terbaik mereka. Batu Pandang terletak di area/perbukitan di sekitar Telaga Warna. Batu Pandang ini terletak tidak jauh dari Dieng Plateau Theater tempat menyaksikan film dokumenter tentang Dieng. Untuk menuju spot terbaik ini akan diawali dengan menyusuri lahan pertanian kentang, sayur mayur dan kebun carica. Berjalan sedikit menanjak dengan jalanan yang sudah di buat tangga-tangga rapi Anda akan menyaksikan bebatuan unik di area tempat tersebut bekas letusan pegununga berapi dan disamping kiri jauh disana juga terlihat kepulan asap putih membumbung tinggi tak lain ialah Kawah Sikidang yang akan menjadi main destination berikutnya. Menyusuri perkebunan sayur memang asyik kita dapat melihat papaya khas Dieng, cabe dieng, kentang dan sayur lainnya. Tak jauh dari tempat parkir sampailah di mana kita dapat menyaksikan landscape Telaga Warna yang tampak menawan. Disana ada batu besar yang di sebut-sebut batu ratapan angin sebagai spot objek untuk mengambil landscape Telaga Warna. Ada gubug panggung bamboo sengaja disediakan sebagai tempat istirahat dan menyaksikan keindahan Telaga Warna. Pastinya akan rugi jika anda tidak mengunjungi tempat yang satu ini. Semua usia dapat mencapai ke area Batu Pandang karena medannya sangat mudah dijangkau jadi jangan lewatkan moment langka untuk berfoto bersama bersama keluarga, kerabat maupun rekan tercinta di Batu Pandang dengan background Telaga Warna dan Telaga Pengilon serta Gunung Prau.

Telaga warna dieng bukit sedengkeng
Panorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon tampak menawan. Dilihat dari Bukit Sidengkeng Dieng.

Bagi Anda pecinta petualang dan tracking Bukit Sidengkeng adalah tempatnya. Disini Anda akan menyaksikan Telaga Warna tidak kalah indahnya dari Batu Pandang. Memang untuk menuju puncak bukit ini harus berjalan mendaki terlebih dahulu selama kurang lebih 20 menit dengan ketinggian 150 meter. Makanya tidak semua usia dapat mencapai puncak ini. Biasanya tempat ini ramai dikunjungi para photographer dan petualang yang ingin mencari spot terbaik panorama Telaga Warna dengan background Gunung Sindoro. Akan tampak sangat indah jika siang hari saat terik mulai melanda. Warna- warna air telaga terpantul begitu sempurna dengan warna pekat. Abadikan potret diri dari Puncak Sidengkeng untuk memamerkan panorama menawan Telaga Warna dan Telaga Pengilon saat beribur ke Dieng dan pastinya akan membuat semua orang terpana dengan karya Anda.

kawah sikidang
Kawah utama di Kawah Sikidang Dieng yang dapat disaksikan langsung dari tepi Kawah Sikidang.

Dieng tercatat sebagai pegunungan aktif di Jawa Tengah makanya saat berkunjung ke dataran tinggi ini tak heran Anda akan menyaksikan kawah-kawah terbentuk di area Dieng. Seperti kawah yang paling fenomenal Dieng yaitu Kawah Sikidang. Kawah Sikidang terletak tidak terlalu jauh dari kawasan Telaga Warna. Kawah ini ramai dikunjungi karena memiliki landscape luar biasa indahnya. Yaitu kawah yang terbentuk tepat di lereng bukit pangonan yang terlihat hijau jadi sangat sempurna dengan warna-warni alami untuk kepentingan fotografi maupun foto selfie. Di obyek wisata yang satu ini Anda dapat menyaksikan secara langsung air kawah mendidih cukup luas di kawah utama sikidang dengan radius hanya 2 meter saja Anda dapat menyaksikan dahsyatnya alam Dieng. Dikatakan sebagai kawah sikidang karena kawah utama ini berpindah-pindah tempat atau lompat lompat seperti lompatan kijang/kidang. Bagi Anda para pecinta belanja sayur mayur disinilah tempatnya untuk hunting sayuran Dieng seperti aneka kentang Dieng, cabe dieng yang bergelantungan, buah carica Dieng dengan aroma harum menggoda dan sayur mayor lainnya.

candi arjuna dieng jawa tengah
Komplek Candi Arjuna Dieng saat pagi hari

  Tidak hanya wisata alam saja, Dieng juga menyajikan wisata sejarah seperti bangunan candi-candi kuno. Jangan lupa untuk mengunjungi Komplek Candi Arjuna Dieng yaitu tempat terindah dimana bangunan-bangunan tua itu berada yang dikelilingi alam Dieng nan khas dan terlihat tampak dramatis mampu mengundang siapa saja yang datang. Sebelum memasuki area Komplek Candi Arjuna kedamaian dan kesejukan yang akan Anda dapatkan saat menyusuri jalanan dengan lorong-lorong yang terbentuk dari pepohonan cemara rimbun di sisi kanan kiri jalan. Disitu terlihat pula bekas bangunan kuna yang runtuh yaitu komplek Darmasala sebagai perumahan nenek moyang dulu. Tak jauh dari pintu masuk hanya berjalan kaki santai kelima candi di Komplek Candi Arjuna dapat Anda saksikan yaitu Candi Arjuna, Candi Semar,Candi Srikandi, Candi Puntadewa, serta Candi Sembadra. Biasanya wisatawan pada betah mengunjungi obyek wisata yang satu ini selain berfoto-foto Anda juga dapat duduk-duduk santai di atas rerumputan bak karpet di bawah pohon cemara serta memandangi kumpulan candi Dieng dengan background pemandangan Gunung Pangonan. Ada moment langka yang banyak di cari orang di Komplek Candi Arjuna Dieng ini yaitu salju Dieng atau yang sering di sebut embun upas. Di kawasan Komplek Candi inilah Anda dapat menyaksikan hamparan es putih tersebar luas dan Anda bisa merasakan titik beku dengan suhu dibawah nol derajad bak di Eropa.

salju dieng atau embun upas dieng
Inilah salju dieng/embun upas yang dapat wisatawan di bulan kemarau seperti di Bulan July maupun Agustus di kawasan Komplek Candi Arjuna Dieng. Suhu udara hingga minus 3 derajad celcius.

  Selamat berkunjung ke tanah para Dewa Dataran Tinggi Dieng. Sang Negeri Kahyangan Dieng. Semoga informasi diatas berguna bagi Anda yang hendak ke Dieng. Jangan lupa juga saat sampai Dieng untuk mencicipi kuliner khas Dieng seperti mie ongklok, purwaceng, dan carica. Selamat berlibur dan mencicipi alam Dieng. Have nice journey.