salju dieng

Pernahkah Melihat Salju di Pegunungan?

salju dieng

Saat pergi jalan-jalan ke Dataran Tinggi Dieng selain melihat pemandangan pegunungan yang aduhai pastinya ingin sekali melihat fenomena-fenomena alam yang muncul Di Dieng. Pernahkan Anda merasakan udara yang teramat dingin dengan suhu di bawah nol derajad di Wilayah Indonesia. Mungkin akan terdengar tidak masuk akal jika salah satu daerah di belahan Bumi Indonesia ini memiliki suhu udara minus atau di bawah nol derajad celcius kecuali jika kita mengunjungi puncak Jaya Wijaya di Irian Jaya yang tidak semua orang bisa megjangkau daerah gunung tersebut.

Hanya dengan mengunjungi Dataran Tinggi Dieng yaitu daerah pegunungan yang berada di Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo Anda bisa mencicipi udara dibawah nol derajad dan bisa di katakan suhu udara minus. Jangan kaget fenomena alam seperti ini benar adanya. Ajaklah keluarga serta rekan Anda untuk mengunjungi Dieng saat musim kemarau tiba yaitu perkiraan akan jatuh di Bulan Agustus dan September.

Dibalik suhu udara yang teramat dingin di Dieng, disinilah Anda dapat menemukan sebuah keajaiban-keajaiban alam yang tercipta di negeri Dewata ini yaitu salju Dieng. Percaya tidak percaya Dataran Tinggi Dieng akan bersalju saat musim kemarau tiba. Karena suhu udara minus hal ini yang menyebabkan embun-embun pagi akan membeku yaitu dengan membentuk kristal-kristal es. Kristal-kristal es tampak tebal menyelimuti area Dieng Plateau.

Di saat inilah para wisatawan pergi berbondong-bondong menuju Dataran Tinggi Dieng, tidak hanya menyaksikan keindahan sunrise sikunir saja akan tetapi merekan akan menyempatkan diri untuk menonton fenomena langka salju Dieng. Apalagi para fotografer, mereka sangat suka dengan mengabadikan hamparan kristal-kristal es Dieng.

Saat musim salju Dieng tiba ada beberapa aktivitas unik seperti para penduduk lokal Dieng yang selalu memakai pakaian tebal. Dengan ciri khasnya, mereka memakai jaket tebal dengan pipi memerah, berkerudungan sarung dan kupluk kemanapun mereka pergi apalagi saat hendak mengengok sawah mereka untuk berkebun. Udara yang teramat dingin ini tidak menyurutkan semangat petani untuk bercocok tanam setiap paginya. Orang-orang lokal Dieng menyebut Salju Dieng sebagai Bun Upas. Sebenarnya bun upas ini memang elok di pandang akan tetapi juga memberi dampak negatif kepada para petani. Banyak pertanian mereka seperti tanaman kentang, kubis maupun sayur mayur yang layu bahkan gosong karena terkena salju Dieng ini. Di musim dingin penduduk Dieng sering mengalami paceklik, banyak dari mereka yang gagal panen.

“Jika Anda ingin menyaksikan bun upas atau sering di sebut salju Dieng kunjungilah kawasan Komplek Candi Arjuna dan datanglah sebelum sinar matahari mencairkan hamparan embun es yang membeku. Disinilah salah satu area di Dataran Tinggi Dieng yang sering di selimuti kristal-kristal es dan bersuhu minus. Jangan lupa untuk memakai jaket tebal serta sepatu agar dingin Dieng tidak menusuk sampai tulang Anda”.

2 Replies to “Pernahkah Melihat Salju di Pegunungan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.